Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Sakit Pinggang karena Ginjal: Ciri, Letak, dan Bedanya dengan Nyeri Otot
Kembali ke Artikel & Berita

Sakit Pinggang karena Ginjal: Ciri, Letak, dan Bedanya dengan Nyeri Otot

SBAOthers

Pinggang terasa pegal setelah seharian duduk di depan laptop atau mengangkat galon air. Banyak orang lalu bertanya-tanya, apakah ini tanda ginjal sedang bermasalah?

Ginjal memang berada di area pinggang, tetapi nyerinya punya pola yang berbeda dari pegal otot. Ada banyak penyebab sakit pinggang, dan mengenali ciri nyeri ginjal membantu Anda menentukan kapan perlu ke dokter.

Artikel ini membahas letak dan ciri nyeri ginjal, bedanya dengan nyeri otot, tanda yang perlu segera diperiksa, dan pemeriksaan yang bisa dokter sarankan.

Seperti Apa Sakit Pinggang karena Ginjal?

Sakit pinggang karena ginjal adalah nyeri yang bersumber dari ginjal atau saluran kemih di sekitarnya. Ginjal berupa dua organ seperti kacang seukuran kepalan tangan yang terletak tepat di bawah tulang rusuk, di kiri dan kanan tulang belakang. Karena itu, nyeri ginjal umumnya terasa di punggung atau sisi tubuh, tepat di area tersebut.

Ginjal menyaring darah menjadi urine, yang lalu mengalir ke kandung kemih melalui ureter. Gangguan di jalur ini, misalnya batu atau infeksi, bisa memicu nyeri dari pinggang hingga perut bawah dan selangkangan.

Penyebab Ginjal Terasa Nyeri di Pinggang

Nyeri yang berasal dari ginjal umumnya berkaitan dengan kondisi berikut:

  • Batu ginjal. Batu ginjal atau nefrolitiasis terbentuk saat kadar kalsium, oksalat, dan fosfor dalam urine tinggi. Batu kecil bisa keluar sendiri, sedangkan batu yang lebih besar bisa menyumbat aliran urine. Gejala batu ginjal perlu segera diperiksakan ke tenaga kesehatan.

  • Infeksi ginjal. Infeksi ginjal atau pielonefritis adalah infeksi saluran kemih yang sering bermula di kandung kemih lalu naik ke satu atau kedua ginjal. Penyebabnya umumnya bakteri, dan penanganan infeksi ginjal sejak awal mencegah sebagian besar komplikasinya.

  • Infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) bisa mengenai ginjal, ureter, kandung kemih, sampai uretra. Menurut Kemenkes, keluhannya bisa berupa nyeri punggung atau pinggang, perih saat buang air kecil, dan urine keruh atau berbau. Perempuan lebih sering mengalaminya karena uretra mereka lebih pendek.

Siapa yang Lebih Berisiko?

Kemenkes menyebut sejumlah kondisi yang meningkatkan risiko penyakit ginjal, antara lain:

  • Jarang minum air putih. Asupan cairan yang kurang membuat urine lebih pekat. Cairan yang cukup membantu membilas mineral pembentuk batu.

  • ISK yang sering kambuh. ISK atau infeksi ginjal berulang termasuk faktor risiko penyakit ginjal. Menahan buang air kecil terlalu lama dan kebersihan area kelamin yang kurang terjaga bisa memicu ISK.

  • Diabetes, hipertensi, dan obesitas. Ketiganya termasuk faktor risiko penyakit ginjal yang umum. Penyandang diabetes atau hipertensi dianjurkan memeriksa ureum dan kreatinin darah.

  • Riwayat keluarga dan usia lanjut. Risiko lebih tinggi bila ada keluarga dengan penyakit ginjal. National Kidney Foundation juga mencatat usia di atas 60 tahun dan merokok sebagai faktor risiko penyakit ginjal kronis.

Ciri Sakit Pinggang yang Berasal dari Ginjal

Tanda berikut membantu membedakan nyeri ginjal dari pegal biasa.

1. Nyeri di Sisi Tubuh, di Bawah Tulang Rusuk

Nyeri ginjal biasanya terasa di sisi tubuh atau punggung, sejajar dengan letak ginjal. Keluhan bisa muncul di satu sisi atau keduanya. Kemungkinan penyebab sakit pinggang sebelah kanan dan sakit pinggang kiri pada wanita pun sedikit berbeda.

2. Nyeri Menjalar ke Perut Bawah atau Selangkangan

Batu dan infeksi ginjal bisa menimbulkan nyeri sampai perut bawah atau selangkangan, sedangkan nyeri otot punggung lebih sering menjalar ke pinggul atau tungkai. Perhatikan pola ini, khususnya bila disertai gangguan berkemih.

3. Nyeri Tajam yang Datang dan Pergi

Nyeri batu ginjal sering terasa tajam. Nyerinya bisa singkat atau lama, atau datang dan pergi seperti gelombang. Bila nyeri sangat hebat, segera cari pertolongan medis.

4. Perubahan Urine dan Cara Berkemih

Darah dalam urine atau hematuria membuat urine berwarna merah muda, merah, atau cokelat. Urine juga bisa keruh, berbau, atau keluar sedikit, disertai nyeri saat berkemih. Temuan kencing darah perlu diperiksa dokter walaupun nyerinya ringan.

5. Demam, Menggigil, Mual, atau Muntah

Demam dan menggigil yang menyertai nyeri pinggang bisa menandakan infeksi ginjal, sedangkan mual dan muntah bisa muncul bersama nyeri batu ginjal. Nyeri pinggang dengan demam tinggi perlu segera diperiksa dokter.

Nyeri Ginjal dan Nyeri Otot, Apa Bedanya?

Nyeri otot punggung sering dipicu cedera, gerakan yang salah, postur, atau beban berlebih, dan biasanya terasa kaku saat bergerak.

Aspek

Nyeri dari ginjal

Nyeri otot punggung

Letak

Sisi tubuh atau punggung di bawah tulang rusuk, bisa menjalar ke perut bawah atau selangkangan

Punggung, bisa menjalar ke pinggul atau tungkai

Sifat nyeri

Tajam, bisa datang dan pergi seperti gelombang

Pegal dan kaku, sulit bergerak

Pemicu

Batu atau infeksi saluran kemih

Cedera, gerakan yang salah, postur, atau beban berat

Tanda penyerta

Perubahan urine, nyeri berkemih, demam, menggigil, mual

Kesemutan atau mati rasa di tungkai

Lama keluhan

Singkat, lama, atau hilang timbul

Nyeri akut umumnya berlangsung beberapa minggu atau bulan

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Keluhan yang lebih mirip kolom nyeri otot umumnya berkaitan dengan sakit pinggang belakang akibat postur dan aktivitas sehari-hari.

Apakah Gangguan Ginjal Selalu Menimbulkan Nyeri?

Tidak selalu. Penyakit ginjal kronis (PGK) berkembang perlahan dan sering tidak bergejala pada tahap awal. Kemenkes juga menyebut penderita penyakit ginjal mungkin tidak merasa sakit sampai kondisinya berat.

Artinya, pinggang yang tidak sakit belum tentu menandakan ginjal sehat. Menurut National Kidney Foundation, gejala saja tidak bisa memastikan PGK sehingga tes tetap diperlukan. Beberapa tanda gangguan ginjal yang muncul belakangan antara lain urine berbusa, mudah lelah, kulit gatal, dan bengkak di kaki.

Pemeriksaan sejak dini membantu mencegah komplikasi PGK seperti penyakit jantung, stroke, anemia, dan gagal ginjal.

Kapan Harus ke Dokter atau IGD?

Segera ke IGD bila nyeri pinggang terasa sangat hebat, disertai demam tinggi dan menggigil, atau membuat Anda muntah terus sampai sulit minum. Tidak bisa buang air kecil sama sekali juga perlu penanganan segera karena bisa menandakan saluran kemih tersumbat.

Buat janji dengan dokter bila Anda mengalami ciri nyeri ginjal di atas, misalnya urine berubah warna atau nyeri saat berkemih. Untuk nyeri yang Anda duga berasal dari otot, periksakan bila nyeri berlangsung lama, makin berat, atau disertai kesemutan di tungkai.

Bagaimana Dokter Memastikan Nyeri Berasal dari Ginjal?

Dokter akan menanyakan riwayat keluhan dan memeriksa fisik, lalu meminta pemeriksaan berikut bila perlu:

  • Urinalisis. Sampel urine diperiksa untuk mencari bakteri, darah, atau sel nanah. Bila ada tanda infeksi, kultur urine membantu menentukan jenis bakteri dan antibiotik yang sesuai.

  • Tes darah dan urine. Keduanya menunjukkan seberapa baik ginjal bekerja, misalnya lewat nilai eGFR yang memperkirakan kemampuan ginjal membuang sisa metabolisme dari darah. Dokter bisa meminta tes fungsi ginjal sesuai kebutuhan.

  • Pencitraan. USG, CT scan, atau MRI membantu melihat ginjal dan saluran kemih. Bila nyeri diduga berasal dari tulang belakang, dokter bisa memakai foto sinar-X atau MRI.

Cek Fungsi Ginjal sebagai Langkah Lanjutan

Karena gangguan ginjal kronis sering tidak terasa, tes darah dan urine menjadi cara untuk melihat seberapa baik ginjal menyaring darah. Bila dokter menyarankan penilaian fungsi ginjal, Bumame menyediakan Paket Fungsi Ginjal yang berisi pemeriksaan ureum, kreatinin beserta eGFR, asam urat, dan urine lengkap.

Persiapannya meliputi puasa 10 sampai 12 jam sesuai konfirmasi tim Bumame, dan air putih tetap boleh diminum. Hasilnya dibaca bersama keluhan Anda, dan dokter bisa menambahkan pemeriksaan lain bila perlu. Untuk mengatur jadwal, Anda bisa hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Cara Dokter Mengatasi Nyeri Ginjal dan Nyeri Otot

Penanganan disesuaikan dengan sumber nyeri yang ditemukan dokter.

  • Batu ginjal. Penanganan bergantung pada ukuran, letak, dan jenis batu. Batu kecil bisa keluar sendiri dengan bantuan banyak minum, sedangkan batu besar atau yang menyumbat bisa dipecah atau diangkat dokter spesialis urologi, misalnya dengan litotripsi gelombang kejut.

  • Infeksi ginjal dan ISK. Infeksi diobati dengan antibiotik dari dokter. Habiskan obat sesuai anjuran walaupun keluhan sudah membaik.

  • Nyeri otot. Pilihannya antara lain obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter atau apoteker serta terapi panas atau dingin. Latihan dan terapi fisik membantu menguatkan otot punggung.

  • Penyakit ginjal kronis. Penanganan meliputi pengaturan makan, olahraga, berhenti merokok, serta pengendalian diabetes dan hipertensi. Kemenkes menganjurkan menghindari obat antiinflamasi nonsteroid atau NSAID, jadi konsultasikan obat pereda nyeri dengan dokter.

Kebiasaan Sehari-hari untuk Ginjal dan Punggung yang Sehat

Langkah berikut termasuk cara menjaga kesehatan ginjal sehari-hari dan membantu punggung tetap nyaman:

  • Cukupi kebutuhan cairan. Minum cukup cairan setiap hari menjaga urine tetap encer dan membantu membilas mineral pembentuk batu. Kebutuhannya meningkat saat cuaca panas atau banyak berkeringat, kecuali dokter meminta Anda membatasinya.

  • Buang air kecil saat terasa ingin. Menahan buang air kecil terlalu lama bisa memicu ISK. Jaga juga kebersihan area intim.

  • Kendalikan faktor risiko. Batasi garam, gula, dan lemak jenuh, perbanyak sayur dan buah, serta hindari rokok. Olahraga minimal 30 menit per hari dan jaga berat badan ideal.

  • Jaga postur. Perhatikan posisi tubuh saat duduk, berdiri, dan mengangkat benda. Latihan teratur membantu memperkuat otot punggung.

Rawat Ginjal Sejak Dini, Jalani Hari dengan Lebih Nyaman

Sakit pinggang punya banyak kemungkinan sumber. Memperhatikan letak, pola, dan tanda yang menyertainya membantu Anda menentukan langkah berikutnya dengan lebih tenang. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan untuk menjaga kesehatan ginjal jangka panjang.

Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan ginjal, Anda bisa chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Penyakit Ginjal.

  2. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Nyeri Punggung.

  3. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Kenali Apa Itu Infeksi Saluran Kemih.

  4. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Your Kidneys & How They Work.

  5. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Symptoms & Causes of Kidney Stones.

  6. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Treatment for Kidney Stones.

  7. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Kidney Infection (Pyelonephritis).

  8. National Kidney Foundation. Chronic Kidney Disease (CKD).

Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan

Frequently Asked Question

Di mana letak sakit pinggang karena ginjal?

Nyeri ginjal biasanya terasa di punggung atau sisi tubuh, tepat di bawah tulang rusuk, di sebelah kiri atau kanan tulang belakang. Nyeri akibat batu atau infeksi ginjal dapat menjalar ke perut bawah hingga selangkangan.

Apa perbedaan sakit pinggang karena ginjal dan nyeri otot?

Nyeri otot biasanya berkaitan dengan cedera, postur, atau aktivitas berat, serta terasa pegal dan kaku saat bergerak. Nyeri ginjal dapat terasa tajam atau hilang timbul, disertai perubahan urine, nyeri saat berkemih, demam, menggigil, atau mual.

Apakah penyakit ginjal selalu menyebabkan sakit pinggang?

Tidak. Penyakit ginjal kronis sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Pemeriksaan darah dan urine, termasuk kreatinin dan eGFR, dapat membantu menilai fungsi ginjal meskipun tidak ada nyeri pinggang.

Kapan sakit pinggang perlu segera dibawa ke IGD?

Segera ke IGD jika nyeri pinggang sangat hebat, disertai demam tinggi dan menggigil, muntah terus-menerus hingga sulit minum, atau tidak bisa buang air kecil sama sekali. Urine berdarah atau nyeri saat berkemih juga perlu diperiksa dokter.

Bagaimana cara menjaga kesehatan ginjal dan mengurangi risiko nyeri pinggang akibat gangguan ginjal?

Cukupi kebutuhan cairan sesuai kondisi kesehatan, jangan menahan buang air kecil, jaga kebersihan area intim, dan kendalikan diabetes serta hipertensi. Pertahankan postur yang baik dan konsultasikan penggunaan obat pereda nyeri kepada dokter.