Saat seorang kerabat dirawat dan butuh transfusi, grup percakapan keluarga biasanya langsung ramai mencari pendonor. Anggota keluarga bergolongan darah AB sering ikut menawarkan diri, lalu heran ketika petugas menjelaskan bahwa sel darah merah mereka hanya cocok untuk sesama AB.
Julukan penerima universal memang melekat pada golongan darah AB, tetapi hanya berlaku ke satu arah. Golongan darah juga menentukan bagian darah yang bisa Anda sumbangkan, golongan darah yang mungkin dimiliki anak, dan hal yang perlu dicek saat hamil.
Berikut penjelasan tentang arti golongan darah AB, seberapa jarang golongan ini, aturan donornya, pola pewarisan, kaitannya dengan kehamilan dan penyakit, serta cara memastikannya.
Apa Itu Golongan Darah AB?
Golongan darah ditentukan oleh penanda berupa gula dan protein di permukaan sel darah merah yang disebut antigen. Pada golongan darah AB, sel darah merah membawa antigen A dan antigen B sekaligus.
Perbedaan lain ada di cairan darah atau plasma. Golongan A membawa antibodi anti-B, golongan B membawa anti-A, dan golongan O membawa keduanya. Golongan AB tidak membawa antibodi anti-A maupun anti-B, dan sifat inilah yang membentuk aturan donornya.
Selain sistem ABO, ada antigen D yang menentukan faktor rhesus. Pemilik antigen D bergolongan AB positif (AB+), sedangkan yang tidak memilikinya bergolongan AB negatif (AB-).
Seberapa Jarang Golongan Darah AB di Indonesia?
Di banyak negara, AB adalah golongan yang jarang ditemukan. Penelitian di Yogyakarta yang menganalisis data 245.307 pendonor darah selama 2018 sampai 2023 menemukan urutan golongan O (38,5%), B (29,4%), A (24,1%), lalu AB (8,0%).
Dalam data yang sama, AB positif tercatat sekitar 7,7% dan AB negatif hanya sekitar 0,3%. Sebanyak 99,5% pendonor di sana memiliki rhesus positif, dan para peneliti mencatat stok sel darah merah dengan rhesus negatif di Indonesia masih kurang. Sebagai pembanding, golongan AB hanya sekitar 3% pendonor di Inggris.
Kecocokan Donor dan Transfusi untuk Golongan Darah AB
Untuk transfusi sel darah merah, pemilik golongan darah AB bisa menerima golongan A, B, AB, maupun O, sehingga AB positif dikenal sebagai penerima universal. Aturan rhesus tetap berlaku, jadi AB negatif hanya menerima sel darah merah dengan rhesus negatif.
Arah sebaliknya jauh lebih sempit. Sel darah merah AB positif hanya cocok untuk sesama AB positif, sedangkan sel darah merah AB negatif bisa diberikan kepada AB negatif dan AB positif. Peran besar pendonor AB justru ada pada plasma. Karena tidak membawa antibodi anti-A maupun anti-B, plasma golongan AB cocok untuk pasien dari semua golongan ABO, tetapi persediaannya terbatas.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Dalam praktik, setiap kantong darah tetap dicocokkan lewat uji silang serasi (crossmatch), karena ada banyak antigen lain di luar A, B, dan rhesus yang tidak terdeteksi pada tes rutin. Pengecualiannya adalah keadaan darurat, saat tim medis bisa lebih dulu memberikan sel darah merah golongan darah O yang cocok untuk semua golongan ABO.
Bagaimana Golongan Darah AB Diturunkan ke Anak?
Setiap anak menerima satu gen golongan darah dari ayah dan satu dari ibu. Gen A dan B sama-sama aktif, sedangkan gen O tidak aktif. Pemilik golongan AB membawa gen A dan gen B, sehingga selalu menurunkan salah satunya kepada anak. Pola yang umum terlihat seperti berikut:
AB dan AB. Anak bisa bergolongan A, B, atau AB. Golongan O tidak muncul karena tidak ada gen O yang diturunkan.
AB dan O. Anak bergolongan A atau B. Hasil ini sering mengejutkan karena golongan anak berbeda dari kedua orang tuanya.
AB dan A, atau AB dan B. Anak bisa bergolongan A, B, atau AB. Hasilnya bergantung pada gen yang dibawa pasangan bergolongan A atau B.
A dan B. Anak bisa bergolongan AB. Bila kedua orang tua sama-sama membawa gen O yang tidak tampak, anak juga bisa bergolongan A, B, atau O.
Pengecualian langka bisa terjadi, misalnya pada fenotipe Bombay yang membuat darah terbaca seperti golongan O. Bila golongan darah anak tampak tidak sesuai perkiraan, bicarakan dengan dokter. Calon pengantin juga bisa mencatat golongan darah dan rhesus masing-masing lewat tes pranikah.
Golongan Darah AB saat Hamil
Selama kehamilan, antibodi ibu bisa melewati plasenta dan menyerang sel darah merah janin bila golongan darah keduanya tidak cocok. Kondisi ini disebut penyakit hemolitik pada janin dan bayi baru lahir, yang bisa memicu kondisi bayi kuning.
Ketidakcocokan ABO umumnya lebih ringan dibanding ketidakcocokan rhesus. Ibu bergolongan AB juga tidak membawa antibodi anti-A maupun anti-B, sehingga yang perlu diperhatikan adalah status rhesus. Ibu AB negatif yang mengandung janin dengan rhesus positif bisa membentuk antibodi yang menyerang sel darah merah janin, dan dokter bisa memberikan suntikan imunoglobulin rhesus untuk mencegahnya.
Laman Kementerian Kesehatan juga menyebut perempuan bergolongan darah AB lebih berisiko mengalami preeklamsia, terutama bila memiliki tekanan darah tinggi. Golongan darah dan rhesus sudah termasuk dalam rangkaian tes darah saat hamil sejak kunjungan pertama ke dokter kandungan.
Risiko Kesehatan yang Dikaitkan dengan Golongan Darah AB
Golongan darah ABO dikaitkan dengan kerentanan terhadap sejumlah penyakit, termasuk penyakit jantung, kanker, dan infeksi. Kaitan ini terlihat pada kelompok besar orang dan tidak bisa dipakai untuk meramal kesehatan satu orang. Dua temuan berikut sering dibahas:
Penyakit jantung koroner. Dua penelitian besar di Amerika Serikat yang mengikuti sekitar 89.500 orang dewasa selama lebih dari 20 tahun menemukan risiko penyakit jantung koroner sekitar 23% lebih tinggi pada golongan AB dibanding golongan O, setelah faktor risiko lain diperhitungkan. Pesertanya hampir seluruhnya berkulit putih, dan para peneliti menyebut hasilnya belum tentu berlaku untuk kelompok etnis lain.
Faktor pembekuan darah. Pada golongan darah selain O, kadar faktor VIII dan faktor von Willebrand rata-rata sekitar 25% lebih tinggi. Faktor von Willebrand membantu keping darah menempel pada dinding pembuluh, sehingga ikut berperan dalam penggumpalan darah dan penumpukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis).
Peran golongan darah dalam risiko ini tetap kecil. Dalam penelitian yang sama, golongan darah selain O hanya menjelaskan sekitar 6,3% kasus penyakit jantung koroner, sementara faktor seperti merokok, diabetes, dan kurang aktivitas fisik tetap berperan.
Benarkah Golongan Darah AB Menentukan Sifat dan Pola Makan?
Pemilik golongan darah AB sering digambarkan rasional, tenang, atau pelupa, mengikuti konsep kepribadian golongan darah yang populer di Jepang. Laman Kementerian Kesehatan menyebut kaitan ini belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Karakter seseorang juga dipengaruhi lingkungan, misalnya pola asuh dan pergaulan.
Hal serupa berlaku untuk diet golongan darah. Penelitian pada 1.455 orang dewasa di Kanada menemukan pola makan diet tipe AB berkaitan dengan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida yang lebih rendah. Manfaat itu muncul pada siapa saja, apa pun golongan darahnya, sehingga hasilnya tidak mendukung gagasan makan sesuai golongan darah.
Cara Memastikan Golongan Darah AB Anda
Banyak orang mengetahui golongan darahnya dari kartu donor lama atau cerita orang tua, padahal hasil laboratorium lebih bisa diandalkan untuk keperluan medis. Tes golongan darah umumnya berjalan dalam dua langkah. Sel darah merah dicampur dengan antibodi anti-A dan anti-B untuk melihat apakah sel menggumpal, lalu cairan darah atau serum dicampur dengan sel golongan A dan B yang sudah diketahui sebagai pemeriksaan silang.
Pada golongan AB, sel darah merah menggumpal dengan anti-A maupun anti-B, sedangkan serum-nya tidak menggumpalkan sel A maupun B. Tes ini tidak memerlukan persiapan khusus, dan hasilnya umumnya berlaku seumur hidup kecuali pada keadaan langka seperti setelah transplantasi sumsum tulang.
Pemeriksaan Golongan Darah AB di Bumame
Kecocokan transfusi dan pemantauan kehamilan bergantung pada golongan ABO sekaligus status rhesus, sehingga keduanya perlu diperiksa bersamaan. Di Bumame, pemeriksaan ini tersedia sebagai Golongan Darah & Rhesus, yang menentukan golongan darah ABO (A, B, AB, atau O) serta status rhesus positif atau negatif dari sampel darah.
Pemeriksaan ini tidak memerlukan puasa dan tersedia lewat Walk In di klinik maupun Home Care. Sampaikan obat, vitamin, dan suplemen yang rutin Anda konsumsi kepada petugas. Untuk mengatur jadwal, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Dokter?
Golongan darah AB sendiri tidak memerlukan pengobatan. Konsultasikan dengan dokter pada keadaan berikut:
Sedang hamil atau merencanakan kehamilan. Pastikan golongan darah dan rhesus Anda tercatat sejak awal. Ibu dengan rhesus negatif membutuhkan pemantauan khusus selama kehamilan.
Muncul keluhan selama atau setelah transfusi. Demam, menggigil, nyeri punggung, atau urine berwarna merah hingga cokelat bisa menandakan reaksi transfusi. Segera beri tahu petugas atau datang ke IGD.
Bayi tampak kuning lebih cepat atau lebih pekat dari biasanya. Kondisi ini perlu diperiksa dokter anak, terutama bila golongan darah ibu dan bayi berbeda.
Ada riwayat keluarga penyakit jantung atau penggumpalan darah. Golongan darah memang menetap, sedangkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol bisa dipantau dan dikendalikan sejak dini.
Kenali Golongan Darah Anda untuk Langkah yang Lebih Tenang
Golongan darah AB punya peran unik dalam transfusi, terutama lewat plasma yang cocok untuk semua golongan ABO. Catat hasil tes golongan darah dan rhesus di tempat yang mudah diakses keluarga, bicarakan dengan pasangan saat merencanakan kehamilan, dan rutin memeriksa tekanan darah serta kolesterol. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Lokasi Klinik Bumame
Pemeriksaan tersedia di lima klinik Bumame.
Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11610. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14240. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Pilih lokasi terdekat dari tempat Anda.
Referensi
NHS Blood and Transplant. Blood Types.
Cleveland Clinic. Blood Types.
Romanos-Sirakis EC, Desai D. ABO Blood Group System. StatPearls, NCBI Bookshelf.
MedlinePlus, National Library of Medicine. Blood Typing.
He M, Wolpin B, Rexrode K, et al. ABO Blood Group and Risk of Coronary Heart Disease in Two Prospective Cohort Studies. Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology.
Bidayah HF, Triyono T, Fichou Y, et al. Distribution of ABO and D Antigen Expression in Yogyakarta, Java Island: A Pioneer Large-Scale Study in Indonesia. BMC Research Notes.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Golongan Darah AB.
Wang J, García-Bailo B, Nielsen DE, El-Sohemy A. ABO Genotype, 'Blood-Type' Diet and Cardiometabolic Risk Factors. PLOS One.
Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia
Frequently Asked Question
Apakah golongan darah AB termasuk golongan darah langka?
Ya, golongan darah AB relatif jarang ditemukan. Penelitian terhadap pendonor di Yogyakarta mencatat sekitar 8% memiliki golongan darah AB, dengan AB positif sekitar 7,7% dan AB negatif hanya sekitar 0,3%.
Golongan darah AB bisa menerima dan mendonorkan darah kepada siapa saja?
AB positif dapat menerima sel darah merah dari semua golongan ABO dan rhesus, sedangkan AB negatif hanya menerima darah dengan rhesus negatif. Sel darah merah AB hanya cocok untuk penerima AB yang sesuai rhesusnya. Namun, plasma AB dapat digunakan untuk pasien dari semua golongan ABO.
Apakah orang tua bergolongan darah AB bisa memiliki anak bergolongan darah O?
Dalam pola pewarisan ABO yang umum, orang tua bergolongan AB tidak memiliki alel O untuk diwariskan, sehingga anak bergolongan O tidak diharapkan. Pengecualian langka, seperti fenotipe Bombay, dapat membuat hasil golongan darah tampak berbeda dan perlu diperiksa lebih lanjut.
Apakah golongan darah AB meningkatkan risiko penyakit jantung?
Penelitian besar di Amerika Serikat menemukan risiko penyakit jantung koroner pada golongan AB sekitar 23% lebih tinggi dibandingkan golongan O. Namun, temuan ini merupakan kaitan pada tingkat populasi, bukan prediksi untuk setiap individu. Merokok, tekanan darah, kolesterol, dan diabetes tetap perlu dikendalikan.
Apakah golongan darah AB menentukan kepribadian dan pola makan seseorang?
Belum ada bukti ilmiah kuat bahwa golongan darah AB menentukan kepribadian atau bahwa diet berdasarkan golongan darah memberikan manfaat khusus. Pola makan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan kondisi kesehatan, bukan hanya golongan darah.
