Dua garis di test pack sering datang bersama banyak pertanyaan. Perut belum membesar, tetapi badan sudah mudah lelah, mual bisa muncul kapan saja, dan payudara terasa nyeri saat tersentuh.
Di balik keluhan itu, organ-organ utama janin sedang mulai terbentuk. Periode ini juga waktu yang tepat untuk menjadwalkan kunjungan kehamilan pertama, USG, dan tes darah awal.
Berikut perkembangan janin, keluhan yang umum, tanda bahaya, dan pemeriksaan yang dianjurkan selama trimester pertama.
Apa Itu Hamil Trimester 1 dan Berapa Lama Berlangsung?
Trimester pertama adalah sekitar tiga bulan pertama kehamilan, umumnya hingga minggu ke-12 atau ke-13. Sebagian sumber menghitungnya sampai minggu ke-14.
Usia kehamilan dihitung sejak hari pertama haid terakhir (HPHT). Hitungan ini dimulai sekitar dua minggu sebelum pembuahan, sehingga pada minggu pertama dan kedua Anda sebenarnya belum hamil. Kadar hormon kehamilan hCG biasanya baru cukup tinggi untuk terbaca test pack sekitar 3 sampai 4 minggu setelah HPHT. Mengenali ciri awal kehamilan membantu Anda menentukan waktu tes yang tepat.
Perkembangan Janin Minggu demi Minggu
Di trimester pertama, embrio atau calon janin tumbuh cepat dan organ utamanya mulai terbentuk. Karena itu, janin lebih peka terhadap hal-hal yang bisa memicu kelainan bawaan.
Minggu ke-3 sampai ke-4. Pembuahan terjadi di saluran telur, lalu kumpulan sel hasil pembuahan menempel di dinding rahim. Bakal plasenta atau ari-ari dan kantong ketuban mulai terbentuk untuk memberi nutrisi dan perlindungan.
Minggu ke-5. Bakal otak, sumsum tulang belakang, jantung, dan saluran cerna mulai berkembang. Sel darah, ginjal, dan saraf juga mulai terbentuk.
Minggu ke-6 sampai ke-7. Tunas lengan dan tungkai tumbuh, sementara mata dan telinga mulai terbentuk. Jantung berdetak dengan irama teratur dan biasanya mulai terlihat lewat USG transvaginal, yaitu USG yang dilakukan melalui vagina.
Minggu ke-8 sampai ke-10. Lengan dan tungkai memanjang, jari tangan dan kaki terbentuk, dan paru mulai berkembang. Sekitar minggu ke-10, embrio mulai disebut janin.
Minggu ke-11 sampai ke-12. Wajah makin jelas, kuku mulai tumbuh, dan tulang mulai mengeras. Pada akhir minggu ke-12, organ, tulang, dan otot sudah ada dan terus berkembang, dengan panjang janin sekitar 6 sampai 7,5 cm.
Menjelang akhir trimester pertama, detak jantung janin mungkin sudah bisa didengar dengan alat Doppler. Setelah minggu ke-12, peluang keguguran juga turun cukup jauh karena tahap pembentukan organ yang penting sudah terlewati.
Keluhan yang Umum Muncul di Awal Kehamilan
Keluhan berikut umum dialami, dengan intensitas yang berbeda pada setiap kehamilan.
1. Mual dan Muntah
Mual dan muntah atau morning sickness bisa muncul pagi, siang, maupun malam, bahkan sepanjang hari. Keluhan ini umumnya membaik pada minggu ke-16 sampai ke-20 dan tidak menambah risiko pada janin. Pada sebagian ibu hamil, keluhan berkembang menjadi hiperemesis gravidarum, yaitu mual muntah berat yang bisa menyebabkan dehidrasi dan perlu penanganan dokter.
2. Payudara Terasa Nyeri dan Membengkak
Payudara bisa terasa lebih sensitif, membengkak, dan nyeri saat disentuh sejak awal kehamilan. Bra yang pas dan menopang bisa membuat Anda lebih nyaman. Sampaikan kepada dokter atau bidan bila nyeri terasa mengganggu.
3. Mudah Lelah
Rasa lelah termasuk keluhan yang banyak dialami di trimester pertama. Istirahat yang cukup membantu, apalagi karena kelelahan bisa memperberat mual. Bila lelah terasa berlebihan, sampaikan kepada dokter karena anemia atau kurang darah juga bisa membuat ibu hamil sangat lelah dan memengaruhi kehamilan.
4. Flek Ringan
Bercak darah ringan bisa muncul di awal kehamilan, misalnya saat hasil pembuahan menempel di dinding rahim. Meski begitu, perdarahan saat hamil punya banyak kemungkinan penyebab, termasuk infeksi, keguguran, mola hidatidosa atau hamil anggur, dan kehamilan ektopik, yaitu kehamilan di luar rahim. Karena itu, setiap flek tetap perlu disampaikan kepada dokter atau bidan.
Mengapa Trimester Pertama Perlu Perhatian Khusus?
Beberapa paparan di trimester pertama bisa berdampak pada organ janin yang sedang terbentuk, antara lain:
Obat-obatan tertentu. Sebagian obat bisa memicu kelainan bawaan bila dikonsumsi di masa ini. Sampaikan semua obat, jamu, dan vitamin yang Anda konsumsi kepada dokter, dan diskusikan dulu sebelum memulai obat baru.
Alkohol dan narkoba. Keduanya termasuk paparan yang bisa memicu kelainan bawaan, sehingga sebaiknya dihindari selama hamil. Dokter juga akan menanyakan kebiasaan merokok, jadi sampaikan dengan terbuka agar Anda bisa dibantu berhenti.
Infeksi tertentu. Infeksi seperti rubella di trimester pertama bisa mengganggu pembentukan organ janin. HIV, sifilis, dan hepatitis B juga bisa menular dari ibu ke bayi, sehingga ketiganya diskrining selama kehamilan.
Keluhan Umum dan Tanda yang Perlu Segera Diperiksa
Tabel berikut membantu Anda membedakan keluhan yang umum dari tanda yang perlu segera diperiksa.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Kapan Harus ke Dokter atau IGD?
Segera ke IGD bila Anda hamil dan mengalami perdarahan yang disertai salah satu tanda berikut:
Perdarahan banyak. Darah membasahi pembalut tidak lama setelah dipakai, kadang disertai gumpalan.
Nyeri perut hebat. Nyeri membuat Anda sulit berkonsentrasi atau tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari.
Nyeri di bahu. Nyeri bahu yang muncul bersamaan dengan perdarahan perlu ditangani saat itu juga.
Pusing atau pingsan. Mual, pusing, terasa akan pingsan, atau hilang kesadaran menandakan Anda perlu pertolongan segera.
Hubungi dokter atau bidan pada hari yang sama bila muncul flek atau perdarahan ringan, dengan atau tanpa nyeri perut ringan. Hubungi juga tenaga kesehatan bila Anda demam, menggigil, nyeri saat buang air kecil, atau mengalami keputihan saat hamil yang bertambah banyak atau berbau. Sampaikan juga setiap kekhawatiran, meski terasa kecil.
Pemeriksaan yang Dianjurkan Selama Trimester Pertama
Jadwalkan kunjungan kehamilan pertama segera setelah Anda tahu hamil. Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 menetapkan pemeriksaan kehamilan minimal 6 kali, termasuk minimal 1 kali di trimester pertama yang dilakukan dokter dan mencakup USG.
Pada kunjungan awal, umumnya dilakukan hal berikut:
Wawancara kesehatan. Dokter menanyakan HPHT, kehamilan sebelumnya, penyakit yang pernah diderita, obat yang dikonsumsi, serta riwayat penyakit keluarga.
Pemeriksaan fisik. Meliputi berat dan tinggi badan, tekanan darah, dan lingkar lengan atas. Tenaga kesehatan juga memberikan imunisasi sesuai status imunisasi Anda.
USG. Pemeriksaan ini membantu memperkirakan usia kehamilan dan hari perkiraan lahir. Di trimester pertama, USG umumnya dilakukan melalui vagina.
Tes darah dan urine. Meliputi darah lengkap, golongan darah dan rhesus, kekebalan terhadap rubella, serta skrining infeksi seperti HIV, sifilis, dan hepatitis B, ditambah pemeriksaan urine. Kemenkes menetapkan skrining ketiga infeksi ini lewat tes darah minimal sekali selama kehamilan.
Rangkaian tes darah saat hamil ini membantu dokter menemukan masalah atau infeksi sejak awal. Dokter juga bisa menawarkan skrining kelainan genetik lewat USG dan tes darah tertentu.
Cek Laboratorium Awal Kehamilan di Bumame
Tes darah di trimester pertama membantu dokter menemukan anemia dan infeksi yang bisa berdampak pada janin atau menular ke bayi, seperti rubella, HIV, dan hepatitis B, sehingga penanganan bisa dimulai lebih awal.
Bumame menyediakan Paket Kehamilan Trimester I yang berisi hematologi lengkap, glukosa puasa, HBsAg kualitatif, anti-Toxoplasma IgM, anti-Rubella IgM, anti-CMV IgM, anti-HCV, dan anti-HIV, disertai pembacaan hasil dengan dokter. Pemeriksaan antibodi terhadap Toxoplasma, rubella, dan cytomegalovirus di dalamnya dikenal sebagai bagian dari tes TORCH. Paket ini memerlukan puasa sebelum pengambilan darah karena ada pemeriksaan gula darah puasa.
Pemeriksaan golongan darah, rhesus, dan sifilis belum termasuk dalam paket ini, sehingga tanyakan kepada dokter apakah perlu dilakukan terpisah. Untuk jadwal pemeriksaan di klinik atau Home Care, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Cara Menjaga Kehamilan di Trimester Pertama
Langkah berikut membantu Anda menjalani minggu-minggu awal dengan lebih nyaman:
Penuhi asam folat dan zat besi. Asam folat membantu pembentukan bakal otak dan sumsum tulang belakang janin. Standar pelayanan kehamilan Kemenkes juga mencakup tablet tambah darah minimal 90 tablet. Panduan asam folat untuk ibu hamil dan vitamin ibu hamil setiap trimester membantu Anda menyiapkan kebutuhan harian.
Atur pola makan saat mual. Makan dalam porsi kecil tetapi sering, pilih makanan tawar tinggi karbohidrat seperti roti atau nasi, dan minum sedikit-sedikit sepanjang hari. Hindari makanan atau bau yang memicu mual.
Jaga kesehatan mental. Rasa cemas atau sedih selama kehamilan layak dibicarakan saat kontrol, karena standar pemeriksaan kehamilan di Indonesia mencakup konseling dan penilaian kesehatan jiwa.
Kenali batasan sehari-hari. Pelajari larangan ibu hamil trimester pertama, mulai dari makanan hingga kebiasaan sehari-hari. Tanyakan hal yang masih membingungkan kepada dokter atau bidan.
Awali Kehamilan dengan Pemantauan yang Teratur
Trimester pertama berlangsung singkat, tetapi banyak hal penting terjadi di dalamnya. Kunjungan pertama, USG, dan tes darah awal membantu Anda dan dokter memantau ibu dan janin sejak dini. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Setelah minggu ke-12, pemantauan berlanjut ke trimester 2 kehamilan. Untuk menjadwalkan pemeriksaan awal kehamilan, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
Pemeriksaan tersedia di lima klinik Bumame.
Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11610. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14240. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Pilih lokasi terdekat dari tempat Anda.
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan Kesehatan Seksual.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 52 Tahun 2017 tentang Eliminasi Penularan Human Immunodeficiency Virus, Sifilis, dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak.
MedlinePlus, National Library of Medicine. Fetal Development.
MedlinePlus, National Library of Medicine. Prenatal Care in Your First Trimester.
Cleveland Clinic. Fetal Development, Week-by-Week Stages of Pregnancy.
Mayo Clinic. Prenatal Care, First Trimester Visits.
NHS. Vomiting and Morning Sickness.
NHS. Vaginal Bleeding in Pregnancy.
Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia
Frequently Asked Question
Hamil trimester 1 berlangsung sampai berapa minggu?
Trimester pertama berlangsung sekitar 12–13 minggu pertama kehamilan, dihitung sejak hari pertama haid terakhir (HPHT). Sebagian sumber menghitungnya hingga minggu ke-14. Pada periode ini, organ utama janin mulai terbentuk dan berkembang pesat.
Kapan detak jantung janin mulai terlihat melalui USG?
Detak jantung janin umumnya mulai terlihat melalui USG pada minggu ke-6 sampai ke-7 kehamilan, biasanya menggunakan USG transvaginal. Waktu terlihatnya detak jantung dapat berbeda, sehingga dokter akan menilai hasilnya berdasarkan usia kehamilan dan kondisi ibu.
Apakah flek saat hamil trimester pertama selalu berbahaya?
Tidak selalu, tetapi flek tetap perlu disampaikan kepada dokter atau bidan karena penyebabnya beragam. Segera ke IGD jika perdarahan banyak atau disertai nyeri perut hebat, nyeri bahu, pusing, atau pingsan karena dapat menandakan kondisi serius, termasuk kehamilan ektopik.
Kapan mual dan muntah saat hamil perlu diperiksakan?
Segera hubungi tenaga kesehatan jika tidak bisa menahan makanan atau minuman selama 24 jam, urine sangat gelap, atau tidak buang air kecil lebih dari 8 jam. Kondisi tersebut dapat menandakan dehidrasi. Muntah darah, lemas berat, atau pusing saat berdiri juga perlu mendapat perhatian medis.
Berapa kali pemeriksaan kehamilan perlu dilakukan selama trimester pertama?
Menurut Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 yang dirujuk artikel, pemeriksaan kehamilan dilakukan minimal enam kali selama kehamilan, termasuk minimal satu kali pada trimester pertama oleh dokter dan mencakup USG. Jadwal selanjutnya disesuaikan dengan kondisi ibu dan janin.
