Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Kulit Kering Bersisik: Penyebab, Ciri Pembeda, dan Cara Mengatasinya
Kembali ke Artikel & Berita

Kulit Kering Bersisik: Penyebab, Ciri Pembeda, dan Cara Mengatasinya

SBATips Kesehatan

Serpihan putih halus menempel di celana gelap, atau muncul garis putih saat tulang kering digaruk. Banyak orang menganggapnya wajar, apalagi setelah seharian bekerja di ruangan ber-AC.

Kulit kering memang dialami hampir semua orang pada suatu waktu, dan pemicunya sering berasal dari udara serta kebiasaan mandi. Namun, sisik yang menebal, terasa sangat gatal, atau muncul bersama keluhan lain bisa berkaitan dengan penyakit kulit, gangguan tiroid, atau diabetes.

Artikel ini membahas penyebabnya dari luar dan dalam tubuh, cara membedakan polanya, kapan perlu ke dokter, dan perawatan di rumah.

Apa Itu Kulit Kering Bersisik?

Kulit kering bersisik adalah kulit yang kekurangan kelembapan sehingga terasa kasar dan lapisan luarnya mudah mengelupas. Dalam istilah medis, kulit kering disebut xeroderma, sedangkan kulit yang sangat kering disebut xerosis.

DermNet menggambarkan permukaannya kusam, kasar, dan bersisik. Area tulang kering lebih sering terkena dibanding bagian tubuh lain. Bila kekeringannya berat, kulit bisa meradang dan retak, dan AAD menyebut kulit kering bisa terasa gatal hingga berdarah.

Pemicu dari Lingkungan dan Kebiasaan Sehari-hari

1. Udara Kering dan Ruangan Ber-AC

DermNet mencatat udara dengan kelembapan rendah dan penggunaan AC berlebihan sebagai pemicu kulit kering. Bekerja seharian di kantor ber-AC lalu tidur di kamar ber-AC membuat kulit terpapar udara kering selama berjam-jam.

2. Mandi Lama dengan Air Panas dan Sabun yang Keras

Cleveland Clinic menyebut mencuci kulit terlalu sering atau memakai air yang terlalu panas bisa membuat kulit kering. DermNet juga mencatat sabun, deterjen cucian, dan bahan pelarut sebagai pemicu. Mandi air hangat tetap bisa dinikmati asalkan durasi, suhu air, dan jenis sabunnya diatur.

3. Bertambahnya Usia dan Tangan yang Sering Basah

Seiring bertambahnya usia, kelenjar minyak yang menjaga kelembapan kulit makin berkurang kerjanya. DermNet menyebut hampir semua orang berusia di atas 60 tahun mengalami kulit kering. Cleveland Clinic juga mencatat pekerjaan di luar ruangan, yang bersentuhan dengan bahan kimia, atau yang menuntut sering mencuci tangan sebagai pemicu.

Penyakit yang Bisa Membuat Kulit Kering Bersisik

4. Eksim atau Dermatitis Atopik

Kemenkes menjelaskan dermatitis atopik atau eksim sebagai peradangan kulit dengan rasa gatal yang sangat mengganggu. Dalam jangka panjang, kulitnya bisa menebal, pecah-pecah, bersisik, dan kasar.

Kondisi ini lebih sering pada bayi dan anak, tetapi orang dewasa juga bisa mengalaminya. Debu, deterjen, sabun, parfum, cuaca dingin dengan udara kering, dan stres termasuk pemicunya. Kunci perawatan eksim kering adalah menjaga kelembapan dan menghindari pemicunya.

5. Psoriasis

Menurut Kemenkes, psoriasis adalah peradangan kulit kronis yang membuat pergantian sel kulit berlangsung terlalu cepat. Penyakit autoimun ini menimbulkan bercak merah yang tebal dan ditutupi sisik putih keperakan, dan bisa mengenai kulit kepala serta kuku.

Stres, infeksi, perubahan cuaca, dan luka pada kulit bisa memicu kekambuhan. Risikonya juga meningkat bila ada anggota keluarga dengan psoriasis.

6. Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik membuat kulit kering, mengelupas, dan merah, khususnya di kulit kepala, wajah, dada, dan punggung. Kemenkes mencatat kulitnya bisa berminyak dan kering sekaligus, dan ketombe termasuk bentuknya yang tidak meradang. Kondisi ini tidak menular.

7. Hipotiroid

Hipotiroid terjadi saat kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tiroid. NIDDK mencantumkan kulit kering serta rambut kering dan menipis di antara gejalanya, bersama mudah lelah, berat badan naik, dan sulit menahan dingin.

Karena berkembang perlahan, gejala hipotiroid bisa tidak disadari selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Perempuan dan orang berusia di atas 60 tahun lebih sering mengalaminya.

8. Diabetes

Tinjauan dermatologi FKUI di jurnal PERDOSKI mencatat kulit kering sebagai salah satu kelainan kulit yang sering pada diabetes tipe 2, dengan prevalensi 69%. Kondisi ini berkaitan erat dengan gula darah yang kurang terkendali, yang mengganggu keseimbangan kulit dan menurunkan kadar air di lapisan luar kulit.

Kulit kering hanyalah salah satu gejala diabetes pada kulit. Bila keluhan ini muncul bersama ciri-ciri diabetes lain, diskusikan pemeriksaan gula darah dengan dokter.

9. Penyebab Lain

DermNet juga mencatat penyakit ginjal kronis, kurang gizi, serta obat seperti retinoid yang diminum dan diuretik sebagai pemicu. Kulit kering sejak masa kanak-kanak bisa merupakan salah satu dari sekitar 20 jenis iktiosis atau kulit bersisik seperti sisik ikan.

Bagaimana Membedakan Pola Sisiknya?

Lokasi sisik dan keluhan yang menyertainya membantu memperkirakan arah penyebab, sedangkan diagnosisnya tetap ditentukan dokter.

Kemungkinan penyebab

Ciri kulit

Petunjuk lain

Kulit kering biasa (xerosis)

Kusam, kasar, dan bersisik, sering di tulang kering

Udara kering, ruangan ber-AC, mandi air panas

Eksim atau dermatitis atopik

Sangat gatal, lama-lama menebal, pecah-pecah, dan kasar

Sering di lipatan kulit, dahi, sekitar mata dan telinga, kadang disertai alergi lain

Psoriasis

Bercak merah tebal dengan sisik putih keperakan

Kulit kepala dan kuku, ada riwayat keluarga

Dermatitis seboroik

Kulit merah dan mengelupas, bisa berminyak dan kering sekaligus

Kulit kepala, lipatan hidung, belakang telinga, antara alis, dan dada

Hipotiroid

Kulit kering, rambut kering dan menipis

Mudah lelah, berat badan naik, sulit menahan dingin

Diabetes

Kulit kering

Gula darah kurang terkendali, perhatikan kulit kaki

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Saat Kulit Kering Mulai Retak dan Meradang

Kulit kering yang tidak dirawat bisa berlanjut menjadi beberapa masalah berikut:

  • Retak dan infeksi. Cleveland Clinic menyebut kulit yang sangat kering bisa retak hingga berdarah. Luka terbuka dari retakan ini bisa menjadi jalan masuk kuman penyebab infeksi.

  • Eksim asteatotik. Pada orang lanjut usia, kulit yang sangat kering bisa meradang dan retak-retak membentuk eczema craquelé. Kondisi ini termasuk salah satu jenis dermatitis atau peradangan kulit.

  • Luka di kaki penyandang diabetes. Menurut tinjauan PERDOSKI, kulit kering di kaki bisa memberat dan berkembang menjadi ulkus kaki diabetes. Karena itu, penanganannya perlu dimulai sejak dini.

Kapan Kulit Kering Bersisik Perlu Diperiksakan ke Dokter?

Periksakan diri ke dokter umum atau dokter kulit bila Anda mengalami kondisi berikut:

  • Tidak membaik dengan perawatan rutin. AAD menyarankan menemui dokter kulit bila kulit tetap kering setelah tips perawatan dijalankan. Penyakit kulit yang mendasarinya perlu diobati agar keluhan tidak bertambah berat.

  • Gatal terus-menerus atau kulit berdarah. Cleveland Clinic menganjurkan pemeriksaan bila gatal pada kulit terus terasa dan mengganggu tidur atau aktivitas. Kulit yang retak sampai berdarah juga perlu dinilai dokter.

  • Bercak tebal, merah, atau bersisik keperakan. Pola ini lebih mengarah ke psoriasis atau dermatitis seboroik. Kemenkes menganjurkan konsultasi ke dokter agar pengobatannya sesuai.

  • Disertai keluhan lain. Mudah lelah, berat badan naik, dan sulit menahan dingin bisa mengarah ke hipotiroid. Penyandang diabetes dengan kulit kering di kaki sebaiknya memeriksakannya sejak awal.

Cara Dokter Menelusuri Penyebabnya

Menurut Cleveland Clinic, kulit kering biasanya mudah didiagnosis lewat tampilannya. Dokter juga menanyakan kebiasaan mandi, produk perawatan, pekerjaan, obat, dan riwayat keluarga.

Bila keluhan mengarah ke hipotiroid, dokter bisa meminta tes darah tiroid dan pemeriksaan pencitraan, menurut NIDDK. Pada penyandang diabetes, kendali gula darah ikut dinilai karena berkaitan erat dengan kulit kering.

Tes Tiroid bila Kulit Kering Disertai Mudah Lelah

Gejala hipotiroid berkembang perlahan dan mirip keluhan penyakit lain, sehingga tes darah membantu dokter melihat apakah kerja tiroid ikut berperan pada kulit yang kering. Di Bumame, Paket Hormon Tiroid memeriksa Free T4 dan TSHs, dua penanda yang dibaca bersama untuk menilai kerja tiroid.

Pemeriksaan ini tidak memerlukan puasa, dan hasilnya sebaiknya dibaca bersama dokter. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Pengobatan Disesuaikan dengan Pemicunya

Pelembap menjadi pengobatan utama untuk sebagian besar kulit kering, menurut Cleveland Clinic. Pilih produk dengan kandungan yang mengunci kelembapan (emolien), seperti petrolatum, lanolin, dan minyak mineral, atau yang menarik air ke kulit (humektan), seperti gliserin dan urea.

Bila ada penyakit yang mendasari, pengobatannya diarahkan ke penyakit tersebut:

  • Eksim. Selain menjauhi pemicunya, hindari sabun beralkali. Bila keluhan tetap mengganggu, Kemenkes menganjurkan konsultasi ke dokter spesialis kulit.

  • Psoriasis. Pengobatan bertujuan mengendalikan gejala, karena penyakit ini belum bisa disembuhkan sepenuhnya. Pilihannya meliputi obat oles, terapi sinar (fototerapi), dan obat yang bekerja ke seluruh tubuh, sesuai penilaian dokter.

  • Hipotiroid dan diabetes. NIDDK menyebut hipotiroid diobati dengan mengganti hormon yang tidak lagi cukup dibuat kelenjar tiroid. Pada diabetes, kulit kering ditangani sejak dini sambil gula darah dijaga sesuai arahan dokter.

Kebiasaan Kecil yang Menjaga Kulit Tetap Lembap

AAD merangkum beberapa kebiasaan yang membantu meredakan kulit kering:

  • Mandi singkat dengan air hangat. Batasi mandi 5 sampai 10 menit dan pakai pembersih yang lembut. Hindari sabun deodoran yang terlalu keras untuk kulit kering dan sensitif, lalu pilih produk berlabel bebas pewangi.

  • Oleskan pelembap saat kulit masih lembap. Gunakan pelembap sesaat setelah mandi, ketika kulit belum benar-benar kering. Salep dan krim menambah kelembapan lebih baik dibanding losion.

  • Lindungi tangan dengan sarung tangan. Sarung tangan melindungi kulit yang kering dari air dan udara dingin. Pakai saat mencuci piring atau membersihkan rumah.

  • Atur kelembapan ruangan dan pilih pakaian yang nyaman. Alat pelembap udara (humidifier) menambah kelembapan di dalam rumah. Pakaian katun yang longgar mengurangi iritasi pada kulit.

Jaga Kelembapan Kulit dan Periksakan Keluhan yang Menetap

Kulit kering bersisik sering bisa dirawat di rumah dengan mandi yang lebih singkat, sabun yang lembut, dan pelembap yang dipakai rutin. Bila sisik menebal, gatal mengganggu tidur, atau muncul bersama keluhan lain, pemeriksaan membantu menemukan pemicunya. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Cleveland Clinic — Dry Skin (Xeroderma), Symptoms, Causes, Treatment and Prevention.

  2. DermNet, A. Oakley — Dry Skin.

  3. American Academy of Dermatology — Dermatologists' Top Tips for Relieving Dry Skin.

  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat — Dermatitis Atopik.

  5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat — Psoriasis.

  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat — Dermatitis Seboroik.

  7. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) — Hypothyroidism (Underactive Thyroid).

  8. Legiawati L, Media Dermato-Venereologica Indonesiana (PERDOSKI) — Etiopatogenesis Kelainan Kulit Kering pada Diabetes Melitus Tipe 2.

Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed

Frequently Asked Question

Kulit kering bersisik tanda penyakit apa?

Kulit kering bersisik bisa dipicu udara kering, mandi air panas, atau sabun keras. Jika sisik menebal, sangat gatal, atau disertai keluhan lain, penyebabnya bisa berupa eksim, psoriasis, dermatitis seboroik, hipotiroid, atau diabetes.

Apakah kulit kering bisa menjadi tanda diabetes?

Bisa. Kulit kering termasuk kelainan kulit yang sering ditemukan pada diabetes tipe 2 dan berkaitan dengan gula darah yang kurang terkendali. Jika disertai gejala lain, konsultasikan pemeriksaan gula darah dengan dokter.

Apa beda kulit kering biasa dan psoriasis?

Kulit kering biasa tampak kusam, kasar, dan bersisik. Psoriasis biasanya membentuk bercak merah tebal dengan sisik putih keperakan, serta dapat mengenai kulit kepala dan kuku.

Bagaimana cara mengatasi kulit kering bersisik di rumah?

Batasi mandi selama 5–10 menit dengan air hangat, gunakan pembersih lembut, lalu oleskan krim atau salep pelembap saat kulit masih lembap. Gunakan sarung tangan saat mencuci dan pilih pakaian katun longgar untuk mengurangi iritasi.

Kapan kulit kering bersisik perlu diperiksakan ke dokter?

Periksakan diri jika kulit tidak membaik dengan perawatan rutin, gatal mengganggu tidur, kulit retak hingga berdarah, atau keluhan disertai mudah lelah, berat badan naik, dan sulit menahan dingin.