Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Sesak Napas saat Hamil Trimester 1: Penyebab, Cara Meredakan, dan Kapan ke IGD
Kembali ke Artikel & Berita

Sesak Napas saat Hamil Trimester 1: Penyebab, Cara Meredakan, dan Kapan ke IGD

SBATips Kesehatan

Usia kehamilan baru delapan minggu dan perut belum membesar, tetapi naik tangga sudah membuat napas terengah. Keluhan ini jarang masuk daftar ciri awal kehamilan, sehingga banyak ibu kaget saat mengalaminya.

Sesak di awal kehamilan umumnya berkaitan dengan perubahan hormon, tetapi bisa juga menandakan kondisi yang perlu pertolongan cepat. Segera ke IGD bila sesak terasa berat atau datang tiba-tiba, disertai nyeri dada, batuk berdarah, pingsan, atau satu tungkai bengkak dan nyeri.

Berikut penjelasan penyebabnya, pola yang perlu diperiksa dokter, dan cara membuat napas lebih lega.

Tanda Sesak yang Tidak Bisa Menunggu Jadwal Kontrol

Segera ke IGD bila sesak napas datang bersama salah satu tanda berikut:

  • Sesak berat, mendadak, atau sulit bernapas saat berbaring. CDC menggolongkan napas yang terasa tidak cukup, atau perlu beberapa bantal agar bisa tidur, sebagai tanda peringatan. RCOG, perhimpunan dokter kandungan Inggris, menyebut sesak mendadak tanpa sebab yang jelas sebagai gejala emboli paru, yaitu sumbatan gumpalan darah di pembuluh paru.

  • Nyeri dada atau jantung berdebar kencang. CDC menyebut dada terasa tertekan, nyeri yang menjalar ke punggung, leher, atau lengan, serta detak jantung yang cepat atau tidak teratur. Napas yang tersengal hingga sulit berbicara juga termasuk tanda ini.

  • Batuk berdarah. Batuk berdarah tercantum sebagai gejala emboli paru dalam panduan RCOG. Darah dalam jumlah sedikit pun perlu segera diperiksa bila muncul bersama sesak.

  • Pingsan atau badan terasa sangat tidak enak. CDC memasukkan pingsan dan pusing berulang ke dalam tanda peringatan, dan RCOG mencatat keluhan ini pada emboli paru.

  • Satu tungkai bengkak, merah, atau nyeri. Menurut CDC, keluhan ini biasanya di betis dan bisa terasa hangat saat disentuh. Tanda ini bisa mengarah ke trombosis vena dalam, yaitu gumpalan darah di vena dalam tungkai atau panggul.

Saat tiba di IGD, sampaikan bahwa Anda sedang hamil beserta usia kehamilannya, sesuai anjuran CDC.

Seberapa Umum Sesak Napas di Trimester Pertama?

Cukup umum. Tinjauan fisiologi pernapasan di jurnal Breathe menyebut sekitar 70% ibu hamil yang sehat merasakan sesak saat beraktivitas sehari-hari, dan keluhan ini bisa dimulai sejak trimester pertama. Keluhan seperti ini disebut sesak fisiologis, yaitu sesak yang muncul dari penyesuaian normal tubuh selama hamil.

Biasanya napas terasa kurang lega saat naik tangga atau berjalan cepat, lalu membaik setelah beristirahat sejenak. MSD Manual mencatat sebagian besar ibu hamil memang lebih mudah terengah saat beraktivitas, terutama menjelang akhir kehamilan, jadi sesak yang muncul di trimester pertama kehamilan bisa berlanjut setelahnya.

Mengapa Napas Terasa Pendek padahal Perut Belum Membesar?

Rahim yang membesar memang mendorong diafragma, otot sekat antara rongga dada dan perut, hingga posisinya naik sekitar 5 cm di kehamilan lanjut menurut jurnal Breathe. Sesak di trimester pertama muncul jauh sebelum dorongan itu terjadi, sehingga para peneliti mencari penjelasan lain.

Penjelasan utamanya adalah hormon progesteron, yang kadarnya naik bertahap sepanjang kehamilan. Hormon ini membuat pusat pernapasan di otak lebih peka terhadap karbon dioksida, gas sisa yang dibuang lewat napas. Akibatnya, tubuh bernapas lebih dalam supaya kadar karbon dioksida dalam darah tetap rendah.

Jurnal yang sama mencatat jumlah udara yang dihirup per menit bisa naik hingga 48% sejak trimester pertama, terutama karena tarikan napas lebih dalam, sedangkan jumlah napas per menit relatif tetap. Kebutuhan oksigen ikut naik hingga 21%. Para peneliti menduga rasa sesak muncul karena ibu mulai menyadari pola napas baru ini, atau karena otak menangkapnya sebagai rasa tidak nyaman.

Menurut MSD Manual, jumlah darah yang dipompa jantung juga naik 30 sampai 50% selama kehamilan. Lapisan saluran napas ikut menerima lebih banyak darah dan sedikit membengkak, sehingga hidung kadang terasa tersumbat.

Penyebab Sesak di Luar Perubahan Hormon

Di luar kehamilan, penyebab sesak napas pada orang dewasa beragam, dan sebagian bisa dialami ibu hamil. Berikut kondisi yang sering dipertimbangkan dokter:

1. Anemia

Anemia adalah kondisi saat kadar hemoglobin, protein pembawa oksigen di sel darah merah, berada di bawah batas normal. Ayo Sehat Kemenkes menjelaskan kebutuhan zat besi meningkat selama hamil untuk pertumbuhan janin dan volume darah ibu, sehingga risiko anemia naik bila asupannya kurang. Buku panduan FKUI yang dibagikan POGI menyebut ciri-ciri anemia di tahap awal berupa mudah lelah dan sesak saat beraktivitas ringan.

Pada anemia sedang, Kemenkes mencatat jantung sering berdebar dan tampak pucat. MSD Manual menambahkan bahwa tes darah ibu hamil sering menunjukkan anemia ringan yang masih normal, karena cairan darah bertambah lebih banyak daripada sel darah merah.

2. Asma yang Berubah Pola

Pada ibu yang sudah memiliki asma, MSD Manual menyebut keluhan yang memburuk selama hamil sedikit lebih sering daripada yang membaik, walau sebagian besar tidak mengalami serangan berat. Sesak yang disertai mengi, batuk, atau dada terasa berat bisa menjadi gejala asma yang kambuh. Asma berat yang tidak terkendali meningkatkan risiko persalinan prematur dan preeklamsia.

3. Infeksi Saluran Napas

Flu, batuk pilek, atau infeksi paru bisa menambah rasa sesak, apalagi bila hidung sudah tersumbat. CDC memasukkan demam 38°C atau lebih ke dalam tanda peringatan pada ibu hamil yang perlu segera diperiksakan. Pilihan obatnya juga perlu ditentukan dokter.

4. Gumpalan Darah

RCOG menyebut kehamilan meningkatkan risiko trombosis vena dalam, dan kondisi ini bisa terjadi kapan saja, termasuk tiga bulan pertama. Kejadiannya jarang, sekitar 1 sampai 2 dari 1.000 perempuan selama hamil hingga 6 minggu setelah melahirkan. Gumpalan yang terlepas ke paru menimbulkan emboli paru yang perlu ditangani di IGD.

Pola Sesak yang Umum dan Pola yang Perlu Diperiksa

Jurnal Breathe mengakui sesak karena kehamilan tidak selalu mudah dibedakan dari sesak karena penyakit, bahkan bagi tenaga kesehatan. Tabel berikut bisa menjadi patokan awal.

Ciri

Sesak yang umum di awal kehamilan

Sesak yang perlu diperiksa

Awal muncul

Perlahan, saat naik tangga atau berjalan cepat

Mendadak, saat duduk diam, atau saat berbaring

Perjalanan keluhan

Membaik setelah beristirahat

Makin berat dari hari ke hari

Keluhan penyerta

Hidung kadang tersumbat

Nyeri dada, batuk berdarah, mengi, demam, pucat, pingsan, atau tungkai bengkak

Langkah

Atur ritme aktivitas dan sampaikan saat kontrol

Ke dokter, atau langsung ke IGD bila ada tanda bahaya

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Kapan Perlu Memajukan Jadwal Kontrol Kehamilan?

Di luar tanda IGD, majukan jadwal kontrol bila sesak makin sering, mengganggu aktivitas ringan seperti mandi, atau disertai lemas dan pucat. Hal yang sama berlaku bila sesak datang bersama mengi atau batuk yang tidak kunjung reda.

Riwayat penyakit jantung, paru, atau gangguan pembekuan darah sebaiknya disampaikan sejak kunjungan pertama, karena menurut MSD Manual jantung bekerja lebih keras selama hamil.

Pemeriksaan Dokter untuk Mencari Sumber Sesak

Dokter biasanya menanyakan kapan sesak muncul, apa pemicunya, dan keluhan yang menyertai, lalu memeriksa tekanan darah, denyut nadi, frekuensi napas, serta bunyi jantung dan paru. Pemeriksaan lanjutan dipilih sesuai dugaan penyebab.

Untuk anemia, buku panduan FKUI yang dibagikan POGI menyarankan skrining lewat tes darah pada trimester pertama dan saat usia kehamilan 24 sampai 28 minggu, dengan batas WHO berupa hemoglobin di bawah 11 g/dL. Nilai rujukan bergantung pada laboratorium dan dokter, dan ambang diagnosis ditentukan oleh dokter.

Memantau Hemoglobin lewat Pemeriksaan Trimester Pertama

Saat hemoglobin rendah, darah membawa lebih sedikit oksigen sehingga tubuh mempercepat kerja jantung dan napas, dan sesak terasa lebih berat. Karena itu, kadar hemoglobin termasuk hal yang dipantau lewat tes darah saat hamil.

Bila dokter menyarankan cek darah di awal kehamilan, Paket Kehamilan Trimester I di Bumame menurut halaman produknya berisi hematologi lengkap, glukosa puasa, HbsAg kualitatif, anti-Toxoplasma IgM, anti-Rubella IgM, anti-CMV IgM, anti-HCV, dan anti-HIV, ditambah pembacaan hasil dengan dokter. Hasilnya keluar dalam 3 sampai 5 hari kerja, jadi sesak berat tetap ditangani langsung di IGD. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Mengatur Aktivitas dan Asupan agar Napas Lebih Ringan

Setelah dokter menyingkirkan penyebab lain, beberapa langkah berikut membantu napas terasa lebih lega:

  • Atur ritme aktivitas. Berjalanlah lebih pelan, beri jeda saat naik tangga, dan bagi pekerjaan rumah menjadi beberapa bagian. NHS menggambarkan olahraga intensitas sedang sebagai kondisi saat Anda masih bisa berbicara, tetapi tidak bisa bernyanyi.

  • Tetap aktif secara bertahap. NHS menganjurkan 150 menit aktivitas intensitas sedang setiap minggu selama hamil, dimulai perlahan bila sebelumnya jarang berolahraga. Hentikan latihan bila badan terasa tidak nyaman, kepanasan, atau tidak enak badan.

  • Penuhi kebutuhan zat besi. Menurut buku panduan FKUI tadi, Kemenkes menganjurkan ibu hamil minum tablet tambah darah setiap hari selama kehamilan. Lengkapi dengan makanan sumber zat besi dan ikuti arahan dokter bila hasil tes menunjukkan anemia.

  • Lanjutkan pengobatan asma sesuai arahan dokter. MSD Manual menyebut obat hirup pelega saluran napas (bronkodilator) dan kortikosteroid hirup bisa digunakan selama hamil. Kontrol rutin membantu dokter menyesuaikan pengobatan bila keluhan berubah.

  • Jauhi asap rokok. Menghindari asap rokok, termasuk asap dari orang lain, tercantum dalam daftar larangan ibu hamil trimester pertama. Minta anggota keluarga tidak merokok di dekat Anda.

Atur Ritme, Catat Keluhan, dan Nikmati Trimester Pertama

Sesak napas di trimester pertama umumnya bagian dari penyesuaian tubuh terhadap kehamilan dan bisa diringankan dengan mengatur ritme aktivitas. Catat kapan sesak muncul dan apa pemicunya, lalu sampaikan saat kontrol agar dokter bisa menilai langkah berikutnya. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. LoMauro A, Aliverti A — Respiratory Physiology of Pregnancy

  2. Muñoz JL, MSD Manual Consumer Version — Physical Changes During Pregnancy

  3. Centers for Disease Control and Prevention — Urgent Maternal Warning Signs and Symptoms, HEAR HER Campaign

  4. Royal College of Obstetricians and Gynaecologists — Reducing the Risk of Venous Thrombosis in Pregnancy and After Birth

  5. Wibowo N, Irwinda R, Hiksas R — Anemia Defisiensi Besi pada Kehamilan

  6. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat — Anemia

  7. Friel LA, MSD Manual Consumer Version — Asthma During Pregnancy

  8. NHS — Exercise in Pregnancy

Ditinjau secara medis oleh dr. Aimee Wineyna

Frequently Asked Question

Apakah sesak napas saat hamil trimester 1 normal?

Sesak napas cukup umum pada awal kehamilan karena perubahan fisiologis tubuh. Namun, sesak mendadak, berat, atau disertai keluhan lain tetap perlu diperiksa.

Mengapa ibu hamil muda sudah sesak padahal perut belum besar?

Hormon progesteron membuat pusat pernapasan di otak lebih peka terhadap karbon dioksida sehingga napas menjadi lebih dalam. Perubahan ini dapat menimbulkan sensasi napas kurang lega sejak trimester pertama.

Kapan sesak napas saat hamil harus ke IGD?

Segera ke IGD jika sesak terasa berat atau muncul mendadak, terutama bila disertai nyeri dada, batuk berdarah, pingsan, atau satu tungkai bengkak dan nyeri.

Apakah anemia bisa membuat ibu hamil sesak napas?

Bisa. Kadar hemoglobin yang rendah mengurangi kemampuan darah membawa oksigen sehingga ibu hamil dapat mudah lelah, pucat, dan mengalami sesak saat beraktivitas ringan.

Bagaimana cara mengurangi sesak napas saat hamil muda?

Atur ritme aktivitas, berjalan lebih pelan, dan beristirahat saat diperlukan. Tetap aktif secara bertahap serta ikuti anjuran dokter, terutama jika memiliki anemia atau asma. Jangan menunda pemeriksaan bila sesak memburuk.