Hasil cek darah anak baru keluar, dan angka di baris trombosit diberi tanda karena berada di luar rentang. Padahal si kecil masih bermain dan makan seperti biasa. Wajar bila Anda lalu bertanya, berapa sebenarnya angka yang normal untuk anak seusianya.
Trombosit membantu menghentikan perdarahan, jadi angkanya memang perlu dibaca dengan teliti. Pada anak, angka ini bergeser menurut usia dan bisa naik atau turun sementara setelah infeksi, bahkan karena kondisi sampel darah.
Artikel ini membahas rentang yang umum dipakai, bedanya pada bayi dan anak yang lebih besar, cara membaca lembar hasil, serta tanda yang perlu segera diperiksakan.
Apa Itu Trombosit dan Berapa Angka Normalnya pada Anak?
Trombosit atau keping darah adalah sel darah berukuran kecil yang dibentuk di sumsum tulang. Menurut MedlinePlus, saat tubuh terluka, keping darah saling menempel bersama protein darah lalu membentuk bekuan yang menutup luka.
Rentang yang banyak dipakai adalah 150.000 sampai 450.000 keping per mikroliter darah. NHLBI menyebut rentang ini untuk orang dewasa, sedangkan panduan klinis Safer Care Victoria memakai batas bawah yang sama untuk bayi baru lahir. Tinjauan dari Universitas Hasanuddin menyebut jumlah di atas 450.000 per mm³ pada anak sebagai trombositosis, yaitu trombosit di atas normal.
Nilai rujukan bergantung pada laboratorium dan dokter, jadi bandingkan hasil anak dengan rentang di lembar hasil yang sama. Ulasan fungsi dan kadar trombosit secara umum bisa menjadi pembanding.
Satuan dan Angka dalam Hitung Trombosit
Menurut MedlinePlus, hitung trombosit sering menjadi bagian dari tes darah lengkap yang juga menilai sel darah merah dan sel darah putih.
Satuan di lembar hasil sering membingungkan. Per mikroliter (µL) dan per milimeter kubik (mm³) bernilai sama. Sebagian laboratorium menyingkat angka menjadi 250 dengan satuan 10³/µL, yang artinya tetap 250.000 keping per mikroliter.
Angka di bawah rentang disebut trombositopenia, yaitu jumlah trombosit di bawah normal. Menurut MedlinePlus, kondisi ini bisa membuat perdarahan dari luka kecil berlangsung lebih lama. Angka di atas rentang bisa membuat darah lebih mudah membeku, meski pada anak kenaikan ini lebih sering berupa respons sementara terhadap infeksi.
Pola Trombosit dari Bayi hingga Remaja
Pola trombosit anak berubah sejak lahir hingga remaja. Salah satu kondisi yang ikut membentuk pola ini adalah ITP (immune thrombocytopenia), yaitu saat sistem imun keliru menghancurkan keping darah. Gambaran umumnya terlihat seperti berikut:
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Studi kohort pada bayi sehat cukup bulan di Inggris mencatat batas atas trombosit di usia 2 dan 5 bulan lebih tinggi daripada di usia 13 bulan. Pada usia 2 bulan, sebagian bayi sehat dalam studi itu bahkan memiliki angka di atas 500.000/µL.
Kapan Dokter Meminta Hitung Trombosit pada Anak?
Dokter biasanya meminta hitung trombosit pada situasi berikut:
Demam yang dicurigai DBD. Pedoman Kementerian Kesehatan menganjurkan pemeriksaan darah berkala pada anak demam yang diduga dengue. Penurunan leukosit atau sel darah putih yang diikuti turunnya trombosit secara cepat umumnya mengawali perembesan plasma, yaitu keluarnya cairan darah dari pembuluh. Gejala DBD pada anak seperti nyeri perut dan muntah juga ikut dipantau.
Bintik merah, memar, atau mimisan. MedlinePlus memasukkan petekie, yaitu bintik merah kecil seukuran ujung jarum, serta memar tanpa sebab jelas dan mimisan ke dalam gejala trombosit rendah. Keluhan seperti memar yang sering muncul tiba-tiba dan mimisan punya banyak penyebab lain, sehingga dokter menilainya bersama hasil darah.
Anak tampak pucat dan cepat lelah. NHLBI mencatat perdarahan pada ITP bisa menimbulkan kulit pucat, pusing, dan lelah bila berujung pada anemia. Dokter lalu menilai trombosit bersama kadar hemoglobin.
Pemantauan hasil sebelumnya. Hasil yang sedikit di luar rentang bisa diperiksa ulang setelah anak pulih. Pada ITP ringan, NHLBI menyebut dokter cukup memantau jumlah trombosit.
Persiapan Sebelum Anak Diambil Darah
MedlinePlus menyebut hitung trombosit tidak memerlukan persiapan khusus. Meski begitu, ceritakan riwayat sakit anak dalam beberapa minggu sebelumnya, karena NHLBI mencatat infeksi bakteri dan virus bisa menurunkan trombosit untuk sementara. Sampaikan juga obat, vitamin, dan suplemen yang sedang dipakai, sebab sebagian obat bisa mengganggu pembentukan trombosit. Hasil pemeriksaan sebelumnya, bila ada, membantu dokter melihat arah perubahan.
Bagaimana Sampel Darah Anak Diperiksa?
Menurut MedlinePlus, petugas mengambil sedikit darah dari pembuluh darah di lengan dengan jarum kecil, dan prosesnya biasanya kurang dari lima menit. Anak mungkin merasa sedikit nyeri atau muncul memar kecil di bekas tusukan, yang umumnya cepat hilang.
Sampel kemudian dihitung dengan alat otomatis. Bila hasilnya tidak sesuai dengan kondisi anak, dokter bisa meminta apusan darah, yaitu pemeriksaan tetesan darah di bawah mikroskop untuk melihat keping darah secara langsung.
Cara Membaca Hasil Trombosit Anak
Mulailah dari rentang rujukan yang tercetak di samping angka anak. Nilai rujukan bergantung pada laboratorium dan dokter, dan ambang diagnosis ditentukan oleh dokter. Pola umumnya bisa dibaca seperti berikut:
Di bawah rentang. NHLBI menyebut penurunan ringan sering tanpa gejala dan kerap ditemukan saat cek darah rutin. Perdarahan serius umumnya baru terjadi saat jumlahnya sudah sangat rendah. Bila trombosit rendah disertai bintik merah atau perdarahan, dokter mencari penyebabnya lebih lanjut.
Di atas rentang. Tinjauan dari Universitas Hasanuddin menggolongkan 450.000 sampai 700.000 per mm³ sebagai trombositosis ringan. Pada anak, kenaikan ini umumnya reaktif, tanpa gejala, dan ditemukan secara kebetulan.
Di dalam rentang, tetapi anak bergejala. Pola trombosit pada DBD berubah dari hari ke hari, sehingga dokter mengulang pemeriksaan sesuai hari sakit. Satu hasil normal belum menggambarkan perjalanan penyakit, karena penurunan cepat umumnya terjadi menjelang akhir fase demam.
Hal yang Membuat Angka Trombosit Anak Naik atau Turun
Beberapa hal berikut bisa menggeser angka trombosit anak:
Infeksi virus. MedlinePlus menyebut infeksi virus seperti campak dan hepatitis bisa menurunkan trombosit. Infeksi juga bisa memicu ITP, dan NHLBI mencatat ITP akut pada anak sering membaik sendiri dalam beberapa minggu atau bulan.
Infeksi bakteri dan peradangan. Infeksi bakteri atau virus menjadi penyebab umum trombositosis reaktif di semua usia anak, menurut tinjauan dari Universitas Hasanuddin. Angka biasanya kembali normal setelah penyakit yang mendasarinya sembuh.
Kekurangan zat besi. MedlinePlus memasukkan anemia ke dalam kemungkinan penyebab trombosit tinggi. Saat menilai trombosit tinggi pada anak, dokter juga memeriksa status besi untuk mencari anemia defisiensi besi.
Sampel darah yang menggumpal. Panduan neonatal Safer Care Victoria mencatat hitung otomatis bisa terbaca rendah karena keping darah menggumpal di dalam sampel. Hasil seperti ini dipastikan dengan apusan darah dan sering dengan sampel ulang.
Mengapa Trombosit Dibaca Bersama Hasil Darah Lain?
Satu angka trombosit jarang menjawab semua pertanyaan. Pada DBD, pedoman Kementerian Kesehatan memantau leukosit, trombosit, dan hematokrit, yaitu persentase sel darah merah dalam darah, untuk membaca perjalanan penyakit. Pada dugaan ITP, NHLBI menyebut hitung darah lengkap dipakai untuk melihat trombosit sekaligus sel darah lainnya.
Pemeriksaan Hematologi Lengkap di Bumame mencakup hemoglobin, hematokrit, sel darah merah beserta indeksnya, sel darah putih dan jenisnya, trombosit, serta morfologi sel darah. Halaman produknya menyebutkan tes ini tidak memerlukan puasa dan tersedia lewat Home Care maupun Walk In. Untuk menanyakan pemeriksaan bagi anak, Anda bisa hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Kapan Anak Perlu Segera ke Dokter?
Segera bawa anak ke IGD bila muncul salah satu tanda berikut:
Perdarahan yang tidak berhenti setelah ditekan. NHLBI menganjurkan pertolongan medis segera untuk perdarahan seperti ini. Contohnya mimisan atau luka kecil yang terus mengeluarkan darah.
Muntah darah atau tinja berwarna hitam. NHLBI menyebut darah di tinja bisa tampak merah atau hitam pekat. Studi yang dimuat jurnal Sari Pediatri pada anak dengan ITP juga mencatat keluhan ini pada sebagian kecil pasien.
Demam turun, tetapi anak lemas atau gelisah. Pedoman Kementerian Kesehatan memasukkan gelisah atau lemas, muntah terus-menerus, nyeri perut, dan perdarahan seperti mimisan ke dalam tanda bahaya dengue. Tanda ini umumnya muncul menjelang akhir fase demam.
Di luar keadaan darurat, jadwalkan konsultasi ke dokter anak bila muncul bintik merah pada kulit yang tidak gatal, memar tanpa sebab jelas, mimisan berulang, gusi berdarah, atau hasil trombosit tetap di luar rentang pada pemeriksaan ulang.
Pahami Angka Trombosit Anak Bersama Dokter
Rentang 150.000 sampai 450.000 per mikroliter memberi titik awal. Usia, infeksi yang baru lewat, dan kondisi sampel ikut menentukan arti angka tersebut. Banyak perubahan trombosit pada anak bersifat sementara dan membaik setelah penyebabnya teratasi.
Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Catat gejala anak, simpan hasil pemeriksaan sebelumnya, dan diskusikan setiap perubahan dengan dokter. Untuk menanyakan jadwal pemeriksaan, Anda bisa chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
Pemeriksaan tersedia di lima klinik Bumame.
Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11610. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14240. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Pilih lokasi terdekat dari tempat Anda.
Referensi
MedlinePlus. Informasi tentang hitung trombosit dan trombositopenia.
National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI). Informasi tentang trombosit dan immune thrombocytopenia (ITP).
Safer Care Victoria. Panduan klinis trombosit pada bayi baru lahir.
Universitas Hasanuddin. Tinjauan tentang trombositosis pada anak.
Ikatan Dokter Anak Indonesia. Informasi tentang ITP dan trombosit pada anak.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pemeriksaan dan pemantauan demam berdarah dengue (DBD).
Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia
Frequently Asked Question
Berapa jumlah trombosit normal pada anak?
Rentang trombosit yang umum digunakan adalah 150.000 sampai 450.000 keping per mikroliter darah. Namun, nilai rujukan dapat berbeda berdasarkan usia anak, laboratorium, dan penilaian dokter.
Apakah jumlah trombosit bayi berbeda dengan anak yang lebih besar?
Bayi berusia beberapa bulan dapat memiliki batas atas rentang trombosit yang lebih tinggi, kemudian menurun mendekati usia satu tahun. Bayi prematur yang sedang sakit juga lebih berisiko mengalami trombosit rendah.
Kenapa trombosit anak tinggi setelah sakit?
Infeksi dan peradangan dapat memicu trombositosis reaktif, yaitu peningkatan jumlah trombosit sebagai respons tubuh terhadap penyakit. Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan jumlah trombosit biasanya kembali normal setelah penyebabnya teratasi.
Apakah trombosit anak yang rendah selalu disebabkan oleh DBD?
Tidak. Trombosit rendah juga dapat disebabkan oleh infeksi virus lain, immune thrombocytopenia (ITP), efek obat, atau penggumpalan pada sampel darah. Dokter perlu menilai gejala dan hasil pemeriksaan lainnya untuk menentukan penyebabnya.
Kapan anak dengan trombosit rendah perlu dibawa ke IGD?
Segera bawa anak ke IGD jika perdarahan tidak berhenti setelah ditekan, muncul muntah darah atau tinja berwarna hitam, maupun anak tampak lemas atau gelisah saat demam mulai turun.
