Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Ciri-ciri Wajah Kusam, Penyebab, dan Cara Ampuh Mengatasinya
Kembali ke Artikel & Berita

Ciri-ciri Wajah Kusam, Penyebab, dan Cara Ampuh Mengatasinya

SBATips Kesehatan

Memiliki kulit sehat dan cerah berseri tentu menjadi impian semua orang. Bahkan, tidak jarang berusaha mewujudkannya dengan perawatan mahal serta menerapkan gaya hidup sehat yang ketat. Namun, hasilnya kadang tidak sesuai harapan dan justru mendapatkan pantulan wajah kusam di kaca.

Apa yang Dimaksud Wajah Kusam?

Wajah kusam, yang dalam bahasa Inggris disebut dull skin, merujuk pada kondisi kulit yang kehilangan kilau alaminya dan tampak lelah, serta tidak bercahaya (glowing). Padahal, kulit yang sehat berkat kebutuhan hidrasinya terpenuhi memiliki kemampuan alami memantulkan cahaya sehingga tampak berkilau.

Sementara pada kondisi kulit yang tidak sehat, permukaannya menjadi kasar, kering, dan tidak merata. Karakteristik permukaan kulit tersebut membuat cahaya jadi menyebar ke segala arah. Akibatnya, kulit tampak datar, redup, atau keabu-abuan. Apa penyebab kondisi tersebut?

Penyebab Wajah Kusam

Mengetahui penyebab kulit wajah tampak tidak berseri merupakan langkah penting sebelum menentukan penanganan yang tepat. Melansir Healthline, faktor-faktor pemicunya adalah sebagai berikut.

  • Penumpukan sel kulit mati yang tidak berhasil regenerasi pada siklus per 28 hari. Jika sel kulit mati tersebut menumpuk, permukaan kulit jadi kasar sehingga menghalangi kilau alaminya.

  • Kekurangan cairan, karena kulit juga membutuhkan hidrasi yang cukup dari kewajiban meminum air 2–2,5 liter per hari. Saat kebutuhan cairan tidak terpenuhi, bukan hanya tubuh yang terasa lemas, tapi wajah menjadi pucat dan kehilangan elastisitasnya.

  • Terpapar sinar matahari berlebih karena sinar UV bisa merusak protein penting penyangga kulit, yaitu kolagen. Tubuh merespons situasi di luar kebiasaan tersebut dengan memproduksi melanin ekstra yang membuat warna kulit jadi tidak merata.

  • Kurang tidur dan kelelahan, yang mana tidak hanya menyebabkan munculnya “mata panda”, tetapi kehilangan momentum perbaikan dan pembaruan sel tubuh secara alami, umumnya terjadi saat Anda tidur. Hasilnya, rona wajah menghilang dan berubah menjadi wajah kusam.

  • Mengonsumsi makanan sembarangan, misalnya yang mengandung tinggi gula dan bahan pengawet. Apalagi diperparah dengan kurangnya konsumsi buah dan sayur. Keteledoran yang kerap dianggap sepele ini bisa memicu peradangan dalam tubuh yang memengaruhi kesehatan kulit.

  • Kurang menjaga kebersihan kulit wajah, misalnya menyentuh kulit tanpa cuci tangan lebih dulu sampai malas membersihkan wajah setelah beraktivitas seharian. Tindakan tersebut rentan memicu infeksi bakteri.

  • Kebiasaan merokok yang menghambat distribusi oksigen ke pembuluh darah sehingga gagal memproduksi kolagen alami untuk kesehatan kulit.

Ciri-ciri Wajah Kusam

Banyak yang menganggap kulit kusam itu identik dengan warna kulit gelap. Padahal, warna kulit terang atau gelap tidak bisa menjadi indikator bahwa kulit tersebut sehat atau tidak. Kulit yang sehat akan selalu tampak segar, apapun warna dasarnya. Berikut adalah ciri-ciri khas wajah kusam.

  • Permukaan kulit terasa kering dan kasar saat diraba, terutama pada area pipi serta dahi.

  • Warna kulit tidak merata, ada area yang lebih gelap atau terlalu pucat dari sekitarnya.

  • Pori-pori tampak lebih besar akibat penumpukan komedo hitam atau putih, kotoran, dan sel kulit mati.

  • Kulit jadi terasa tidak elastis dan lembut. 

  • Permukaan wajah jadi rentan bermasalah, seperti iritasi dan kemerahan. Efek yang lebih serius adalah breakout wajah yang mengakibatkan banyak bruntusan dan jerawat muncul.

  • Riasan wajah (make up) tidak bisa bertahan lama karena tidak dapat menyatu dengan permukaan kulit yang terlalu kering.

Cara Mengatasi Wajah Kusam

Mayoritas orang yang mengalami wajah kusam menganggap bahwa perawatan yang tepat adalah dengan menggunakan produk skincare berlapis-lapis. Padahal, penanganan yang tepat harus sesuai dengan pemicunya. Berikut ini penjelasannya.

  • Rutin melakukan eksfoliasi wajah untuk mengangkat sel kulit mati agar digantikan dengan sel yang sehat. Gunakan produk dengan kandungan AHA, sementara untuk pemakaiannya cukup dua kali seminggu.

  • Menggunakan pelembap (moisturizer) untuk membantu menghidrasi kulit, di samping tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan rutin minum air putih. Metode ini cocok untuk Anda yang memiliki kulit kering dan kasar. 

  • Memakai tabir surya (sunscreen), baik saat beraktivitas di dalam maupun luar ruangan. Produk ini dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV dari matahari yang membakar kulit.

  • Menggunakan produk pencerah dengan kandungan vitamin C yang dapat merangsang produksi kolagen untuk meningkatkan elastisitas dan meratakan warna kulit.

  • Membasuh wajah dengan air bersuhu normal, bukan air hangat karena akan memicu reaksi iritasi.

Cara Mencegah Wajah Kusam

Meskipun penanganannya cukup sederhana, tetapi langkah pencegahan selalu menjadi prioritas utama daripada mengobatinya, bukan? Kunci utama penanganannya adalah menjaga kesehatan kulit wajah. Anda bisa mewujudkannya melalui beberapa kebiasaan baik berikut ini.

  • Cukup istirahat dengan memastikan diri untuk menikmati tidur malam berkualitas selama 7–8 jam. Kesempatan ini akan tubuh Anda manfaatkan untuk meregenerasi sel-sel kulit mati.

  • Mengelola stres dengan baik, karena hormon kortisol yang diproduksi saat pikiran tertekan dapat memicu kelenjar minyak berlebih dan merusak kolagen. Anda bisa melakukannya dengan meditasi sejenak atau mengerjakan hobi agar tubuh dan pikiran sama-sama relaks.

  • Menjadikan olahraga sebagai rutinitas, karena aktivitas fisik dapat melancarkan sirkulasi darah yang mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh jaringan kulit. Tidak perlu olahraga berat, cukup dengan jalan santai atau bersepeda saja, asal konsisten.

  • Tidak merokok ataupun mengonsumsi alkohol, karena kedua kebiasaan tersebut membuat tubuh tidak dapat memproduksi kolagen dan berdampak pada elastisitas kulit.

Jika menginginkan pencegahan yang lebih optimal, Anda bisa melakukan pemeriksaan DNASet Lifestyle terlebih dulu. Pemeriksaan berfokus pada karakteristik genetik untuk kemudian mengetahui asupan nutrisi, jenis olahraga, hingga tipe kulit dan perawatan yang tepat.

Memahami Kebutuhan Nutrisi Kulit Lewat MCU Skin Panel Nutritional

Selain pemeriksaan melalui DNA, ada metode lain yang cocok untuk mencegah wajah kusam, yaitu MCU Skin Panel Nutritional dari Bumame. Pemeriksaan ini berfokus pada evaluasi sistem metabolisme, hormon, nutrisi dan faktor alergi. Masing-masing berkaitan langsung dengan kesehatan kulit Anda.

Melalui hasil tesnya, akan terlihat jelas faktor yang membuat kulit wajah jadi tampak kering dan tidak bercahaya. Baik dari metabolisme tubuh yang buruk hingga sel kulit gagal beregenerasi karena tidak memiliki cadangan energi, kekurangan vitamin pembentuk kolagen, dan lain sebagainya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kondisi wajah kusam tidak menunjukkan sinyal membaik, apalagi disertai dengan tanda-tanda berikut, maka Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit (dermatologist).

  • Kulit tampak menguning, terlebih di bagian putih mata. Sebab, kondisi ini bukan lagi permukaan kulit yang kehilangan kilau alami, tetapi dapat mengindikasikan gangguan organ hati, empedu, atau pankreas.

  • Muncul ruam merah yang terasa panas atau bahkan kulit melepuh. Terdapat kemungkinan bahwa kondisi tersebut merupakan reaksi alergi obat, infeksi kulit, atau gejala autoimun.

  • Pada area yang kusam, muncul luka atau benjolan yang mudah berdarah dan tidak kunjung sembuh meskipun sudah berlangsung selama 2–3 minggu. Bisa jadi hal itu merupakan respons infeksi atau diabetes.

  • Terjadi pengelupasan kulit secara ekstrem yang terasa perih dan perlahan membengkak serta berdarah. Kondisi ini merupakan reaksi peradangan kulit (dermatitis) parah.

  • Muncul bercak gelap secara mendadak dan langsung menyebar, padahal tidak terkena paparan sinar matahari. Kemungkinan besar itu merupakan tanda gangguan hormon.

  • Kulit mengalami pembengkakan, terutama di sekitar mata dan wajah. Bisa jadi itu merupakan gejala gangguan ginjal atau reaksi alergi.

  • Muncul rasa gatal hebat hingga mengganggu aktivitas dan tidur menjadi tidak nyenyak, padahal bukan disebabkan gigitan serangga. Kemungkinan kondisi tersebut akibat gangguan hati atau ginjal.

  • Mengalami kelelahan kronis, demam, dan penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Gejala-gejala tersebut umumnya muncul dari penyakit sistemik seperti anemia berat, lupus, atau gangguan metabolisme lainnya.

Upaya Terbaik Menjaga Kilau Alami Kulit Wajah

Merawat kesehatan kulit agar berkilau alami merupakan bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri. Namun, hasil tersebut bisa terwujud dari konsistensi menerapkan gaya hidup sehat, seperti memenuhi kebutuhan cairan tubuh, berolahraga, dan mengatur manajemen stres dengan baik.

Bila kulit mulai tampak kusam, jangan panik dan buru-buru menggunakan berbagai produk perawatan berlapis. Kenali dulu gejalanya, lalu pilih metode penanganan yang sesuai. Jika menunjukkan tanda-tanda semakin parah, baru konsultasi dengan dokter kulit untuk penanganan lebih dalam.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi:

  1. Healthline — 9 Ways to Say Goodbye to Dull Skin

  2. EMC Healthcare — What are the causes of dull skin? Stress can be the culprit

  3. Bumame — Kulit Kusam: Ciri, Penyebab, dan Cara Aman Mengatasinya

  4. Siloam Hospitals — 6 Cara Mengatasi Kulit Kusam Agar Tetap Terlihat Sehat

  5. Westlake Dermatology — Understanding Skin Dullness: Causes, Prevention, and Treatments

  6. MedicElle Clinic — Jerawat dan Kulit Kusam Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Masalah Hormon

Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing

Frequently Asked Question

Apa tanda utama dari kulit kusam?

Kulit kusam biasanya tampak kurang bercahaya, memiliki warna yang tidak merata, serta terasa kering atau kasar saat disentuh. Kulit juga dapat terlihat kurang elastis dan riasan lebih sulit menempel dengan baik.

Apa saja penyebab wajah kusam?

Wajah kusam dapat dipengaruhi penumpukan sel kulit mati, kurangnya hidrasi, paparan sinar matahari berlebih, kurang tidur, pola makan kurang seimbang, kebersihan kulit yang kurang terjaga, dan kebiasaan merokok.

Bagaimana cara mengatasi wajah kusam?

Cara mengatasi wajah kusam meliputi penggunaan pelembap, tabir surya, dan produk perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit. Eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit mati, tetapi frekuensi dan jenis produk perlu disesuaikan dengan toleransi kulit agar tidak menimbulkan iritasi.

Apakah kurang tidur bisa membuat wajah kusam?

Ya, kurang tidur dapat membuat wajah tampak lelah dan kehilangan rona segarnya. Menjaga jadwal tidur yang teratur dan mencukupi kebutuhan istirahat dapat membantu mendukung kesehatan kulit.

Kapan wajah kusam perlu diperiksakan ke dokter?

Konsultasikan kondisi kulit jika kusam disertai kulit atau bagian putih mata menguning, ruam yang terasa panas, luka yang tidak sembuh, pembengkakan, gatal berat, atau kelelahan berkepanjangan. Segera cari pertolongan medis jika gejala berat atau muncul secara mendadak.